Pariaman, okesinergi.com-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Al-Qur’an Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Syekh Burhanuddin (STIT-SB) Pariaman sukses menggelar Training dan Malam Keakraban (Makrab) bertema “Satu Keluarga, Satu Langkah, Bersama Menghidupkan Al-Qur’an”. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu, 16-17 Oktober 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai di Taman Ayunan Karan Aur.
Kegiatan ini dihadiri Bapak Pembina, para demisioner, senior, dan pengurus UKM Seni Al-Qur’an. Panitia pelaksana juga mengundang Dr. Roni Faslah, M.A. sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut. Undangan resmi disampaikan melalui surat tertanggal 10 Oktober 2026 yang ditandatangani Ketua Panitia, Syargustian Ihsan Duhari, dan Sekretaris Panitia, Selvi Darmawan.
Alhamdulillah tahun ini anggota baru dari bertambah 16 orang peserta, kemudian ditambah panitia dan kakak senior dan alumni 25 orang yang. Sehingga acara ini menjadi rame dan meriah. Berbagai kegiatan dan motivasi yang dilakukan panitia dan kakak senior untuk membinaan anggota baru.
Pak Roni, menjelaskan bahwa pentingnya berorganisasi untuk membentuk karakter kita. Jadi UKM seni alquran wadah untuk mewujudkan akhlak yang mulia, menciptakan peradaban, dan menjadi jalan membangun spiritualitas kita, bagaimana kita bisa dekat kepada Allah, jadi UKM juga jalan ibadah bagi kita”
Ketua Umum UKM Seni Al-Qur’an, yakni Lexa menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, arahan, tenaga, dan pikiran demi kelancaran kegiatan tersebut.
Menurutnya, Makrab ini bukan sekadar agenda yang berhasil terlaksana. Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa rasa kekeluargaan, kepedulian, dan semangat kebersamaan di UKM Seni Al-Qur’an masih terjaga.
“Kehadiran dan keterlibatan Bapak Pembina, para senior, dan demisioner merupakan dukungan yang sangat berarti bagi kami, khususnya dalam menjalankan amanah kepengurusan,” ujarnya.
Dukungan tersebut, lanjutnya, menjadi motivasi bagi pengurus untuk terus belajar, berbenah, dan mengembangkan organisasi ke arah yang lebih baik.
Ketua Umum juga memohon maaf atas kekurangan selama persiapan maupun pelaksanaan kegiatan, baik dalam pelayanan, penyambutan, maupun jalannya acara. Ia mengakui kegiatan tersebut belum sempurna, tetapi berharap setiap kekurangan menjadi bahan evaluasi agar kegiatan berikutnya berjalan lebih baik.
Ia berharap UKM Seni Al-Qur’an tidak hanya menjadi wadah berkegiatan, tetapi juga tempat belajar, bertumbuh, mengukir prestasi, dan menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Keberhasilan sebuah kegiatan bukan hanya diukur dari terlaksananya acara, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan, besarnya kepedulian, dan keikhlasan orang-orang yang bersedia bergerak bersama,” tuturnya.
Di akhir pernyataannya, ia berharap silaturahmi dan kekompakan keluarga besar UKM Seni Al-Qur’an terus terjaga serta menjadi awal bagi langkah-langkah baik berikutnya.
(Humas UKM Seni Al-Qur’an STIT-SB Pariaman)




