Padang Pariaman – Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis (JKA), menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Padang Pariaman masa khidmat 2026–2031 dan kegiatan Pendidikan Dasar dan Pengembangan Kader Pengurus Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) III yang direncanakan berlangsung pada 4–6 Desember 2026 di Asrama Haji Batang Anai.
Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Padang Pariaman di Pendopo Bupati Padang Pariaman, Minggu (4/10/2026). Rombongan PCNU dipimpin langsung oleh Ketua PCNU Padang Pariaman, Syahlul Munal, S.Pd.I., M.A. (Tuanku Majolelo Mangkuto), bersama jajaran pengurus.
Dalam pertemuan tersebut, Syahlul Munal menyampaikan harapan agar terjalin sinergisitas yang semakin kuat antara PCNU Padang Pariaman dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan berbagai program sosial keagamaan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pembinaan generasi muda, serta kegiatan kemasyarakatan lainnya.
“Kami berharap sinergi antara PCNU Padang Pariaman dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman semakin erat. Banyak program sosial keagamaan, pendidikan, dakwah, pemberdayaan umat, dan pembinaan generasi muda yang dapat digerakkan bersama demi kemajuan daerah dan kemaslahatan masyarakat,” ujar Tuanku Syahlul Munal.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kehidupan keagamaan masyarakat Padang Pariaman memiliki akar sejarah yang kuat dengan tradisi Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang diwariskan para ulama terdahulu, terutama melalui perjuangan Syekh Burhanuddin Ulakan dan berkembangnya Tarekat Syattariyah di Minangkabau.
Menurutnya, mayoritas masyarakat Padang Pariaman memiliki kedekatan yang kuat dengan tradisi keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah yang selama ini juga menjadi bagian dari amaliah Nahdlatul Ulama, seperti penghormatan kepada ulama, pendidikan surau, pengajian, wirid, tahlil, serta pelestarian nilai-nilai Islam yang moderat dan selaras dengan budaya lokal.
“Secara historis dan kultural, masyarakat Padang Pariaman memiliki kedekatan yang kuat dengan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah. Tradisi Syattariyah yang berkembang di daerah ini juga memiliki banyak kesamaan dengan nilai-nilai keagamaan yang dijaga Nahdlatul Ulama. Karena itu, PCNU siap bersinergi dengan pemerintah daerah dalam memperkuat kehidupan keagamaan, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta pemberdayaan umat,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pelantikan pengurus dan PD-PKPNU III PCNU Padang Pariaman. Ia juga mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, sukses, dan membawa manfaat bagi Nahdlatul Ulama serta masyarakat Padang Pariaman.
“Kami mendukung penuh kegiatan pelantikan dan kaderisasi yang dilaksanakan PCNU Padang Pariaman. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, sukses, dan menghasilkan kader-kader yang mampu memberikan kontribusi positif bagi daerah dan umat,” ujar JKA.
Dalam audiensi tersebut, Bupati menyarankan agar pelaksanaan kegiatan dipusatkan di lokasi yang representatif dan mampu menampung seluruh peserta, salah satunya di Asrama Haji Batang Anai, sehingga kegiatan pelantikan dan kaderisasi dapat dilaksanakan secara terpadu, efektif, dan khidmat.
Audiensi menghasilkan kesepakatan bahwa Pelantikan Pengurus PCNU Padang Pariaman dan PD-PKPNU III akan dilaksanakan pada 4–6 Desember 2026. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman secara prinsip menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut dan siap membantu koordinasi serta fasilitasi yang diperlukan.
Selain dukungan moril, pemerintah daerah juga membuka ruang kerja sama dengan PCNU Padang Pariaman dalam berbagai program pembangunan masyarakat, terutama di bidang keagamaan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan umat. Untuk menindaklanjuti hasil audiensi tersebut, panitia pelaksana akan segera menyusun proposal dan rincian kebutuhan kegiatan untuk disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.
Koordinasi antara panitia dan pemerintah daerah akan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik, khidmat, sukses, dan membawa keberkahan bagi masyarakat Padang Pariaman.
Audiensi yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara PCNU Padang Pariaman dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat nilai-nilai keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.





