Respons Aspirasi Warga, Wabup Rahmat Hidayat Tinjau Infrastruktur Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan

Oplus_16908288

OKESINERGI.COM – Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, turun langsung meninjau kondisi infrastruktur di Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Jumat (11/9/2026).

Peninjauan tersebut menyasar sejumlah infrastruktur yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari kondisi jembatan, aliran sungai, hingga kebutuhan perbaikan aspal jalan di kawasan Palak Gadang.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Firman, Wali Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Zamri, wali korong serta sejumlah tokoh masyarakat.

Kehadiran pemerintah daerah bersama DPRD dan pemerintah nagari menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di lapangan.

Rahmat melihat secara langsung kondisi jembatan, termasuk bagian pondasi yang menjadi salah satu titik penting dalam penanganannya. Menurutnya, kondisi aktual di lapangan menjadi dasar untuk menentukan pola perbaikan yang tepat.

“Kita mulai perkuat pondasi dulu karena masih bisa dipakai, dan kita mulai bertahap untuk memperbaikinya,” ujar Rahmat.

Ia menegaskan, penanganan infrastruktur harus mempertimbangkan tingkat kerusakan, fungsi fasilitas, serta kemampuan anggaran pemerintah.

“Yang paling penting, kita melihat dulu kondisi sebenarnya di lapangan. Dari situ baru kita tentukan langkah penanganan yang paling tepat dan sesuai kemampuan anggaran,” katanya.

Rahmat mengatakan, perbaikan secara bertahap diperlukan agar penanganan dapat dilakukan secara terukur sekaligus memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kita tidak ingin pembangunan dilakukan hanya untuk menyelesaikan persoalan sesaat. Yang kita harapkan, perbaikan ini benar-benar memperkuat infrastruktur dan bisa dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Selain jembatan, Rahmat bersama rombongan juga mengecek kondisi sungai di kawasan Nagari Manggopoh Palak Gadang. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat kondisi aliran air serta lingkungan di sekitar sungai yang berkaitan dengan keberadaan infrastruktur.

Menurut Rahmat, kondisi sungai perlu menjadi perhatian karena perubahan aliran maupun persoalan lainnya dapat berdampak terhadap lingkungan dan ketahanan infrastruktur di sekitarnya.

“Sungai juga harus kita lihat karena kondisi aliran air berkaitan dengan lingkungan dan infrastruktur yang ada di sekitarnya. Kita perlu mengetahui persoalannya secara langsung sebelum menentukan langkah penanganan,” tutur Rahmat.

Kondisi sungai menjadi penting untuk diperhatikan, terutama ketika terjadi peningkatan debit air. Pendangkalan, penyempitan maupun gangguan pada aliran dapat meningkatkan risiko terhadap lingkungan dan infrastruktur yang berada di sekitar bantaran sungai.

Karena itu, pengecekan sungai dilakukan sebagai bagian dari pemetaan persoalan secara menyeluruh, termasuk kaitannya dengan kondisi jembatan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Firman, mengatakan peninjauan langsung diperlukan agar pemerintah memiliki gambaran faktual mengenai kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, DPRD akan turut mengawal aspirasi masyarakat sesuai kewenangan yang dimiliki.

“Persoalan seperti ini harus kita lihat bersama agar aspirasi masyarakat bisa dikawal sesuai kewenangan. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik,” ujar Firman.

Ia menilai, keberadaan jembatan, jalan, dan sungai memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat sehingga penanganannya perlu menjadi perhatian bersama.

“Kita ingin memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar menjadi perhatian. Kalau kondisinya memang membutuhkan penanganan, tentu harus kita dorong dan kawal sesuai kemampuan dan kewenangan yang ada,” katanya.

Firman menambahkan, sinergi pemerintah daerah, DPRD, pemerintah nagari, dan masyarakat menjadi kunci dalam menindaklanjuti berbagai persoalan pembangunan.

“DPRD tentu siap mengawal aspirasi masyarakat. Dengan adanya peninjauan langsung seperti ini, kita memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai apa yang menjadi kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Zamri, menyambut baik peninjauan yang dilakukan pemerintah daerah bersama DPRD.

Menurut Zamri, kunjungan langsung tersebut membuka ruang bagi pemerintah nagari dan masyarakat untuk menyampaikan kondisi infrastruktur secara lebih konkret.

“Kami berterima kasih karena pemerintah daerah dan DPRD turun langsung melihat kondisi jembatan dan sungai. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat secara langsung,” kata Zamri.

Ia mengatakan, jembatan merupakan salah satu akses vital bagi masyarakat karena digunakan untuk menunjang aktivitas warga setiap hari.

“Jembatan ini bukan hanya soal bangunan fisik, tetapi berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Karena itu, kami berharap penanganannya dapat menjadi perhatian dan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi yang ada,” ujarnya.

Selain jembatan, Zamri juga menyampaikan kebutuhan peningkatan kondisi jalan di kawasan Palak Gadang. Menurutnya, kualitas jalan menjadi faktor penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, termasuk menuju permukiman, fasilitas umum, dan pusat aktivitas ekonomi.

“Kami juga berharap kondisi jalan aspal yang belum memadai ini mendapat perhatian pemerintah daerah. Jalan merupakan akses penting bagi masyarakat, sehingga perbaikannya tentu sangat membantu kelancaran aktivitas warga,” katanya.

Zamri juga berharap kondisi sungai mendapat penanganan sesuai kebutuhan.

“Kami berharap apa yang sudah dilihat langsung di lapangan ini bisa menjadi bahan untuk tindak lanjut. Pemerintah nagari siap berkoordinasi dan mendukung proses penanganan bersama pemerintah daerah,” ujarnya

Sejumlah tokoh masyarakat yang hadir dalam peninjauan turut menyampaikan kondisi yang dirasakan warga. Menurut mereka, peninjauan langsung memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai persoalan infrastruktur di lapangan.

“Kami berharap apa yang disampaikan masyarakat bisa menjadi perhatian dan ditindaklanjuti. Jembatan, jalan, dan sungai ini berkaitan langsung dengan aktivitas warga, sehingga penanganannya sangat kami harapkan,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah yang turun langsung melihat kondisi infrastruktur.

“Kami sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang turun langsung ke lapangan. Mudah-mudahan hasil survei ini menjadi dasar untuk langkah nyata ke depan,” katanya.

Peninjauan tersebut menjadi momentum mempertemukan kebutuhan masyarakat dengan perencanaan pembangunan pemerintah daerah. Persoalan jembatan, jalan, dan sungai tidak hanya menyangkut aspek fisik, tetapi juga berkaitan dengan mobilitas, aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta keselamatan masyarakat.

Bagi Pemerintah Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, dukungan pemerintah daerah dan DPRD diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut terhadap sejumlah kebutuhan infrastruktur yang telah disampaikan.

Hasil peninjauan lapangan selanjutnya diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan skala prioritas penanganan. Dengan keterbatasan anggaran, perbaikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan infrastruktur yang paling mendesak dan memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.

Peninjauan Rahmat bersama DPRD, pemerintah nagari, dan tokoh masyarakat pun bukan sekadar melihat kondisi fisik infrastruktur. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan persoalan yang dirasakan masyarakat dapat masuk dalam pembahasan dan perencanaan pembangunan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *