PMII Kota Pariaman Gelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama untuk Sumatera barat serta Perkuat Spirit Pergerakan

OKESINERGI.COM –Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Pariaman menggelar Dzikir Akbar dan Doa Bersama sebagai upaya penguatan spiritual kader dalam mengawali langkah pergerakan organisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 4 Januari 2025, bertempat di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, Kota Pariaman, dan diikuti oleh kader PMII dari seluruh komisariat se-Kota Pariaman.

Kegiatan dzikir akbar ini mengusung tema “Mengawali Langkah Pergerakan untuk Menguatkan Khidmat dalam Bingkai Ahlussunnah Waljama’ah”. Tema tersebut menegaskan komitmen PMII untuk senantiasa menjadikan nilai-nilai Ahlussunnah Waljama’ah sebagai landasan utama dalam setiap gerak organisasi, baik dalam bidang keilmuan, sosial, maupun keumatan.

Sejak awal hingga akhir kegiatan, suasana khidmat dan penuh kekhusyukan sangat terasa. Lantunan dzikir dan doa dipanjatkan bersama sebagai ikhtiar batin agar seluruh kader PMII diberikan kekuatan spiritual, keistiqamahan, serta keikhlasan dalam menjalankan amanah organisasi dan pengabdian kepada umat.

Kegiatan ini turut dihadiri dan dibimbing oleh KH. Dr. Muhammad Nur, MA, selaku Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum, yang juga memimpin doa bersama. Hadir pula Ketua IKAPMII Kota Pariaman, jajaran alumni PMII, seluruh Badan Otonom (Banom) Nahdlatul Ulama (NU), serta tokoh-tokoh masyarakat, kaum muslimin dan muslimat dari berbagai elemen masyarakat di Kota Pariaman.

Dalam tausiyahnya, KH. Dr. Muhammad Nur, MA menekankan pentingnya dzikir dan doa sebagai fondasi penting dalam setiap gerakan, baik individu maupun organisasi.

“Setiap gerakan yang tidak diawali dengan dzikir dan doa akan kehilangan keberkahannya. PMII telah memilih jalan yang tepat dengan menguatkan ruh Ahlussunnah Waljama’ah, karena dari sanalah lahir kekuatan moral, hati, dan keikhlasan dalam berjuang,” ujar KH. Muhammad Nur.

Ia juga mengajak seluruh kader PMII dan jamaah yang hadir untuk senantiasa menjadikan dzikir sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, terlebih di tengah berbagai ujian dan musibah yang menimpa umat.

Ketua Cabang PMII Kota Pariaman, sahabati anisa pitri, S. Pd menyampaikan bahwa dzikir akbar dan doa bersama ini merupakan momentum refleksi untuk menata kembali niat serta arah pergerakan PMII agar tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman.

“Dzikir akbar dan doa bersama ini menjadi langkah awal untuk menata kembali niat dan arah pergerakan PMII. Kami ingin setiap kader PMII di Kota Pariaman bergerak dengan landasan spiritual yang kuat, sehingga khidmat perjuangan tetap berada dalam bingkai Ahlussunnah Waljama’ah,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan spiritual merupakan fondasi penting dalam membentuk kader PMII yang konsisten dalam menjalankan peran keummatan dan kebangsaan.

Sementara itu, Wakil Ketua III Bidang Keagamaan PMII Kota Pariaman, Sahabat Ahmad Fadly menekankan bahwa PMII harus terus menjaga keseimbangan antara gerakan intelektual dan penguatan nilai-nilai religius.

“PMII tidak hanya berbicara tentang gerakan intelektual dan sosial, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan. Melalui dzikir dan doa bersama ini, kita semua berharap anggota/kader PMII semakin kokoh secara bathiniyah dan lahiriyah, selain itu, mampu menghadirkan Islam yang moderat, rahmatan lil ‘alamin” tuturnya.

Selain penguatan ruh pergerakan, dzikir akbar dan doa bersama ini juga dipanjatkan secara khusus untuk mendoakan situasi dan kondisi musibah yang menimpa wilayah Sumatera. Seluruh hadirin memohon kepada Allah SWT agar masyarakat yang terdampak bencana diberikan ketabahan, keselamatan, serta kemudahan dalam proses pemulihan.

Doa bersama tersebut menjadi wujud kepedulian dan solidaritas PMII se-Kota Pariaman bersama keluarga besar NU dan masyarakat terhadap saudara-saudara di berbagai daerah Sumatera yang tengah menghadapi cobaan. PMII berharap agar seluruh wilayah Sumatera senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari segala bentuk marabahaya.

Melalui kegiatan Dzikir Akbar dan Doa Bersama ini, PMII se-Kota Pariaman menegaskan komitmennya untuk terus memadukan gerakan intelektual, sosial, dan spiritual sebagai satu kesatuan dalam perjuangan organisasi, sekaligus mempererat ukhuwah antara kader PMII, keluarga besar NU, serta masyarakat luas dalam bingkai Ahlussunnah Waljama’ah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *